![]() |
| Peristiwa bolak balik antara shafa dan marwa yang dilakukan Siti Hajar diabadikan pada ibadah sa'i yang termasuk pada rangkaian ibadah haji dan umrah. |
Bukit Shafa dan Marwah
adalah dua buah bukit yang terletak dekat dengan Ka’bah (Baitullah).
Bukit Shafa dan Marwah ini memiliki sejarah yang sangat penting dalam
dunia Islam, khususnya dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Bukit
Shafa dan Marwah yang berjarak sekitar 450 meter itu, menjadi salah satu
dari rukun haji dan umrah, yakni melaksanakan Sa’i.
Pelaksanaan Sa’i antara bukit Shafa dan Marwah melestarikan pengalaman Siti Hajar r.a (Ibu
Ismail As) ketika mondar-mandir antara kedua bukit itu untuk mencari
air minum bagi dirinya dan puteranya, disaat beliau kehabisan air,
ditempat yang sangat tandus, dan tiada seorangpun dapat dimintai
pertolongan. Nabi Ibrahim as tidak berada di tempat, berada di tempat
yang sangat jauh di Syam. Kasih sayang seorang ibu yang mendorong Siti
Hajar r.a mondar-mandir hingga 7 kali pulang balik antara bukit Shafa
dan Marwah itu. Jarak antara bukit Shafa dan Marwah adalah kurang lebih
400 meter.
Dan diantara HIKMAH yang perlu dicerna
dalam pelaksanaan Sa’i memberikan setiap makna sikap optimis dan usaha
yang keras serta penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT.
Kesungguhan yang dilakukan Siti Hajar r.a dalam mencari air sebagai
nyawa kehidupan membuat ia mampu 7 kali mondar-mandir antara bukit Shafa
dan Marwah. Hal ini memberi arti bahwa hari-hari kita yang
berjumlah 7 hari setiap minggunya haruslah diisi dengan penuh usaha dan
kerja keras . Pekerjaan yang dilakukan dengan sunguh-sungguh
sangat disenangi oleh Allah SWT, sebagai mana yang di sabdakan
Rasulullah SAW: “Bekerjalah dengan sungguh-sungguh”.


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !